Teori yang biasa dipelajari di kelas-kelas kuliah tidak selalu sama dengan kondisi nyata di dunia kerja. Kondisi ini sering menyulitkan mahasiswa dalam menjual kapasitas diri setelah lulus dari perkuliahan. Atas dasar itu, Program Studi Manajemen UAD menginisiasi suatu kegiatan dimana mahasiswa dan praktisi bisa bertatap muka dan sharing mengenai kondisi nyata di dunia industri. Jumat, 3 Juni 2016 bertempat di Islamic Center UAD, Prodi Manajemen bersama UU UAD mengadakan kuliah umum bertema “Expert Goes to Campus”. Dalam sambutannya, Dyah Fitriani (Kaprodi Manajemen UAD) menjelaskan bahwa kegiatan ini ditujukan untuk mendekatkan mahasiswa dengan praktisi di industri.
Pemateri kuliah umum
ini adalah Dr. Purwoko, dosen MM UAD yang mempunyai pengalaman sebagai praktisi di berbagai bidang industri. Purwoko mempunyai pengalaman di berbagai bidang industri, mulai dari industri perbankan, UMKM sampai a
groindustri. Pengalaman sebagai praktisi disampaikan kepada mahasiswa dalam suasana meriah. Kuliah umum berlangsung secara interaktif dengan peserta yang mencapai 250 orang.
Dalam kesempatan ini, pemateri menekankan bahwa yang terpenting dalam menghadapi dunia kerja adalah pengenalan kapasitas dan keberanian menghadapi risiko baik sebagai wirausahawan maupun karyawan. Dr Purwoko menyampaikan ketidaksetujuan terhadap dikotomi antara belajar dan bekerja, wirausaha dan karyawan. Di akhir kesempatan, beliau memberi semangat kepada mahasiswa sebagai generasi muda untuk selalu semangat dan optimis dalam mencapai kesuksesan baik sebagai wirausahawan maupun karyawan.
Kuliah Umum “Expert Goes To Campus”
/in berita prodi /by MM_UADTeori yang biasa dipelajari di kelas-kelas kuliah tidak selalu sama dengan kondisi nyata di dunia kerja. Kondisi ini sering menyulitkan mahasiswa dalam menjual kapasitas diri setelah lulus dari perkuliahan. Atas dasar itu, Program Studi Manajemen UAD menginisiasi suatu kegiatan dimana mahasiswa dan praktisi bisa bertatap muka dan sharing mengenai kondisi nyata di dunia industri. Jumat, 3 Juni 2016 bertempat di Islamic Center UAD, Prodi Manajemen bersama UU UAD mengadakan kuliah umum bertema “Expert Goes to Campus”. Dalam sambutannya, Dyah Fitriani (Kaprodi Manajemen UAD) menjelaskan bahwa kegiatan ini ditujukan untuk mendekatkan mahasiswa dengan praktisi di industri.
Pemateri kuliah umum
ini adalah Dr. Purwoko, dosen MM UAD yang mempunyai pengalaman sebagai praktisi di berbagai bidang industri. Purwoko mempunyai pengalaman di berbagai bidang industri, mulai dari industri perbankan, UMKM sampai a
groindustri. Pengalaman sebagai praktisi disampaikan kepada mahasiswa dalam suasana meriah. Kuliah umum berlangsung secara interaktif dengan peserta yang mencapai 250 orang.
Dalam kesempatan ini, pemateri menekankan bahwa yang terpenting dalam menghadapi dunia kerja adalah pengenalan kapasitas dan keberanian menghadapi risiko baik sebagai wirausahawan maupun karyawan. Dr Purwoko menyampaikan ketidaksetujuan terhadap dikotomi antara belajar dan bekerja, wirausaha dan karyawan. Di akhir kesempatan, beliau memberi semangat kepada mahasiswa sebagai generasi muda untuk selalu semangat dan optimis dalam mencapai kesuksesan baik sebagai wirausahawan maupun karyawan.
Dosen MM UAD Berhasil Mendapat Gelar Doktor dari UGM
/in berita prodi /by MM_UADDalam pemaparan hasil temuannya, Zunan Setiawan menyatakan bahwa keselarasan alam mempunyai pengaruh positif terhadap pengalaman luar biasa wisatawan. Selain itu, wisata petualangan yang dilakukan dalam bentuk kelompok meningkatkan keanekaragaman referensi dalam konteks wisata petualangan.
Selamat atas gelar Doktor yang telah diraih oleh dosen Zunan Setiawan. Semoga semakin memacu untuk terus berkontribusi demi kemajuan MM UAD, bangsa dan agama.
Seminar Nasional “Peran Investasi dalam Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi”
/in berita prodi /by MM_UADDIY sebagai propinsi terkecil dengan status keistimewaannya mempunyai potensi pertumbuhan ekonomi diatas rata-rata propinsi lain di Indonesia. Hal inilah yang menjadi isu utama dalam Seminar Nasional yang dilaksanakan oleh Program Studi Manajemen Universitas Ahmad Dahlan pada 2 mei 2016 bertempat di Auditorium Utama Universitas Ahmad Dahlan. Dekan Fakultas Ekonomi, Salamatun Asakdiyah menjelaskan bahwa seminar ini diadakan sebagai wujud sumbangsih FE UAD dalam meningkatkan wawasan dan motivasi peserta untuk turut serta dalam akselerasi pembangunan ekonomi khususnya di wilayah DIY.
Seminar yang diadakan bertepatan dengan hari Pendididkan Nasional ini menghadirkan narasumber Dr. Taufik Hidayat (Dosen MM UAD) dan dua narasumber dari Arief Budi Santoso (Kepala Bank Indonesia DIY) dan praktisi bisnis Robby Kusumaharta (Ketua Dewan Penasehat Kadin DIY) dengan moderator Ronny Sugiantoro dari KR. Seminar berlangsung sangat meriah dengan sekitar 500an peserta mahasiswa dan dosen dari berbagai universitas di DIY dan sekitarnya.
Dalam kesempatan ini, Robby Kusumaharta mengungkapkan, potensi pertumbuhan ini perlu dioptimalkan oleh penduduk asli kalau tidak ingin hanya dinikmati oleh pemodal dari luar DIY. Arief Budi Santoso mengatakan bahwa berdasar data yang dimiliki Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi di DIY masih ditopang oleh industri sektor pariwisata. Dr. Taufik Hidayat sebagai seorang akademisi menjelaskan bahwa lemahnya kontribusi pribumi dalam investasi dikarenakan kecenderungan untuk menjadi followers sehingga potensi-potensi utama dipegang oleh pengambil risiko yang lebih besar.